Menu Close

Membentuk Kelompok Kerja Ala Bernard Bolakaki

Para pelatih sepak bola pada Thailand juga mendapatkan perhatian khusus. Melansir dari laman Tirto program tersebut bertujuan membentuk banyak pelatih-pelatih anak remaja berkualitas yang mampu membina bakat muda negeri Gajah Putih tersebut. Organisasi mantap dari bawah sampai atas adalah salah satu perkara yang giat dilakukan Federasi sepak bola Thailand.

Menurut pelatih asal Sumatera Barat itu, salah satu cara untuk menjaga pesepakbola-pesepakbola berbakat Indonesia di tim nasional kelompok umur adalah melalui menunjuk pelatih timnas U-16, U-19 dan U-22. Pentingnya komitmen serius untuk menciptakan pemain muda di Philippines juga diungkapkan pelatih harry nasional U-19, Indra Sjafri. Fase ini penting karena JFA sadar, sebaik-baiknya J-League masih lebih baik liga-liga top Eropa.

JFA ingin pemain-pemain Jepang bisa ditempa dari sisi mental lalu permainan untuk kemudian melaksanakan pengalaman mereka saat melangsungkan untuk timnas Jepang; The particular Blue Samurai. Selain itu ada akademi bentukan JFA sendiri yang berisikan pemain-pemain paling berbakat yang disaring dari akademi-akademi tim J-League.

Pemain muda Thailand [Sumber Gambar]Seperti halnya wadah, kompetisi jenjang umur tersebut membuat Timnas Thailand tidak pernah kekurangan stok pemain hebat. Karena player potensial mendapatkan tempat buat berkembang dengan baik. Bakat-bakat hebat seperti Chanatip Songkrasin, Suphacai Chaided merupakan salah satu contoh, hasil dri pembinaan usia muda pelosok Gajah Putih tersebut.

Untuk melakukan filosofi telah disetujui sepenuhnya elemen, membuat mereka diharuskan melibatkan banyak aspek. Untuk mulai Kementerian Olahraga, Kementerian Pendidikan, Pemerintah Lokal, User Liga Dan Klub-Klub Profesional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *